Di Mesir beberapa wisatawan mengunjungi piramida Giza, tiga di antaranya adalah seorang keluarga yang mempunyai anak nakal bernama Justin. Justin bermain pesawat sampai ke batas konstruksi piramida dan terjatuh dari ketinggian , para penjaga sudah pasrah dan mengira Justin akan meninggal akibat terkena batu piramida yang keras , tapi ternyata tidak , piramida berubah menjadi elastis dan lentur sehingga dapat melontarkan Justin.

Berita hilangnya piramid ini disiarkan di beberapa negara sehingga beberapa negara seperti Tiongkok, Prancis dan lainnya melindungi masing-masing bangunan populernya , tidak jarang juga para turis gila melindungi benda-benda kesayangannya . Di lain tempat Gru seorang penjahat terkemuka yang pulang dari cafe kembali kerumahnya yang besar dan penuh kegelapan dengan tanaman yang layu dan tanah tandus . Ia turun dari mobil besarnya yang berpolusi dan disapa oleh tetangganya Fred yang memiliki rumah indah , Gru masuk ke rumah dan ingin mencicipi kuenya , tetapi para yatim piatu datang untuk menawarkan kue , Gru dengan sombongnya menolak kue itu.

Kembali untuk memakan kuenya Gru dipanggil Dr Nefario atas pencurian piramida yang bukan Gru pelakunya , Gru langsung ke ruang bawah tanahnya untuk mendiskusikannya kepada para Minions , pekerja-pekerja Gru yang dibuatnya dengan bentuk makluk kecil kuning bermata satu dan dua , Gru mendiskusikan bahwa ia sudah mencuri TV Jumbo time square , dan ia akan mencuri Bulan untuk saingan sang pencuri piramida , Gru pergi menghutang ke Bank kejahatan saat di jalan Gru ditelepon ibunya yang sedang latihan karate , ia mengira bahwa anaknya sudah mencuri piramida .

Di Bank Gru bertemu seorang penjahat baru yang kelihatan Idiot bernama Vector , saat Gru bertemu MR perkins ketua Bank , Gru disuuruh bersaing mendapatkan mesin penciut bersama Vector yang ternyata pencuri piramida , Gru tidak mau tersaing dan mencari mesin penciut awalnya Gru memang berhasil mengambil mesin penciut , tapi tidak setelah Vector mengambilnya lagi dan menembakkannya ke pesawat Gru , pesawat Gru mengecil dan Gru sekali lagi gagal .

Di panti asuhan 3 anak yang menawarkan kue kepada Gru. Margo , Edith dan agnes ia berharap agar bisa segera diadopsi , Gru yang mengendap ke markas Vector dibantai habis-habisan , ia menemukan cara ampuh yaitu dengan mengadopsi anak-anak dan memesukinya ke markas Vector untuk mengirim Kue , rencana Gru berhasil untuk mengadopsi anak-anak miss hattie dan mendapat tembakan penciut , beberapa peristiwa terjadi setelah anak-anak datang , mereka berhasil mengubah image Gru yang seorang penjahat menjadi seorang yang baik hati.

Sampai akhirnya Gru berhasil mencuri Bulan , tanpa disadari setelah dicuri Vector bulan itu membesar dan Vector terdampar di Bulan yang sudah membesar kembali , Gru akhirnya mengadopsi anak-anak secara resmi , pada Epilog Gru , ibunya dan para Minions melihat konser dansa Margo,Edith & Agnes yang mengganti konser mereka yang dilewatkan Gru.

8 Tempat Wisata Rohani Katolik di Yogyakarta

Saat beban hidup kian mendesak dan kepala mulai penat dengan berbagai permasalahan, maka berarti tiba saatnya untuk undur sejenak. Undur sejenak, untuk beristirahat dan kembali menyegarkan pikiran. Tak ada pelipur lara yang lebih indah daripada Sang Pencipta sendiri. Dekatkan diri pada Sang Ilahi, karena Dia yang bisa menjawab setiap pergumulanmu. Mari, langkahkan kakimu dan berziarahlah. Di Yogyakarta, bagi umat Kristiani, ada cukup banyak tempat wisata rohani yang bisa menjadi oase bagi mereka yang haus akan Tuhan. Klikers, berikut 8 tempat wisata rohani Katolik di Yogyakarta.

1. Gereja Ganjuran

Gereja Ganjuran

Kristus dalam Busana Jawa

Di Gereja Ganjuran, Anda dapat melihat Kristus dalam wajah Jawa. Gereja Ganjuran, atau lengkapnya Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran, terletak di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta. Gereja ini mulai dibangun pada tahun 1924 dan selesai pada tahun 1927. Gereja ini diprakarsai oleh Joseph Smutzer dan Julius Smutzer, dua bersaudara yang mengelola Pabrik Gula Gondang Lipuro yang mencapai masa keemasan pada tahun 1918 – 1930. Bangunan gerejanya memiliki perpaduan arsitektur Eropa, Jawa, dan Hindu. Di Gereja Ganjuran ini, Anda juga dapat mengunjungi Candi Hati Kudus Yesus. Candi ini memiliki teras dengan relief bunga teratai dan patung Yesus dengan pakaian Jawa. Di gereja ini Anda juga dapat melihat patung Bunda Maria dalam pakaian jawa. Gereja Ganjuran secara rutin mengadakan misa dalam bahasa jawa dengan nyanyian lagu yang diiringi gamelan.

2. Sendangsono

Goa Maria Sendang Sono

Sendangsono

Tempat wisata rohani katolik di Yogyakarta yang paling terkenal bisa jadi adalah Sendangsono. Sendang artinya mata air dan sono artinya pohon sono. Memang mata air di Sendangsono ini terletak di bawah pohon sono. Pada tahun 1904, Romo Van Lith datang dan membaptis 173 warga Kalibawang dengan air sendang. Sejak saat itulah, tempat ini menjadi tempat perziarahan umat Katolik. Peristiwa pembaptisan ini tergambar dalam relief di salah satu kapel. Kompleks ziarah Sendangsono ini terdiri dari kapel-kapel kecil, lokasi Jalan Salib, Gua Maria, pendopo, sungai, dan kios penjualan perlengkapan doa. Kompleks ziarah Sendangsono yang sangat indah ini dirancang oleh Romo YB Mangunwijaya dan memperoleh Aga Khan Award, sebagai arsitektur yang akrab dengan lingkungan. Sendangsono kerap dijuluki sebagai Loudes-nya Indonesia. Sendangsono berlokasi di Desa Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo, Yogyakarta.

3. Sendang Sriningsih

Gua Maria Sendang Sriningsih

Sendang Sriningsih

Sendang Sriningsih merupakan tempat wisata rohani Katolik di Yogyakarta yang terletak di kawasan Prambanan. Persisnya di daerah perbukitan di Dusun Jali, Desa Gayamharjo, Prambanan, Kabupaten Klaten. Kawasan yang kini menjadi tempat ziarah Sendang Sriningsih ini dikeramatkan dan dulunya sering dipakai untuk bersemedi. Namanya dulu adalah Sendang Duren. Lalu pada tahun 1935, Sendang Duren mulai dibangun menjadi tempat ziarah. Namanya pun berganti menjadi Sendang Sriningsih. Sriningsih memiliki arti perantara segala rahmat. Walaupun saat ini sumber asli sendang tidak lagi terlihat, namun pengunjung dapat mengambil air dari pancuran yang ada. Ajaibnya, Sendang Sriningsih ini tidak pernah mengalami kekeringan sekalipun sedang musim kemarau panjang. Untuk mencapai Sendang Sriningsih, terlebih dulu Anda harus mendaki bukit melewati ratusan anak tangga yang membelah hutan.

4. Salib Suci Gunung Sempu

Salib Suci Gunung Sempu

gunung sempu

Bukit Sempu adalah sebuah bukit kecil di pinggiran kota Yogyakarta yang termasuk dalam Kabupaten Bantul utara. Lokasi tepatnya yaitu di Jl. Rakai Hino, komplek PPLH Gunung Sempu, Kasihan, Bantul. Di puncak Bukit Sempu ini Anda dapat melihat sebuah Salib besar dari kayu tanpa corpus (Tubuh Kristus). Di samping salib besar tersebut terdapat sebuah gereja kecil yang indah bernama Gereja Salib Suci Gunung Sempu. Gereja Sempu ini dibangun pada tahun 1990. Suasana di puncak bukit yang hening dengan semilir angin sepoi sungguh membuat suasana doa menjadi lebih khidmat. Di sini, Anda juga dapat menemukan Sumur Yakub, yaitu sumur sedalam 33 meter yang tidak pernah kering. Para pengunjung boleh mengambil air dari sumur tersebut. Terdapat juga panti novena dengan Patung Maria Berduka.

5. Gua Maria Tritis

Bukit Golgota Gua Maria Tritis

Bukit Golgota

Gua Maria Tritis merupakan salah satu tempat wisata rohani Katolik di Yogyakarta yang cukup unik. Bila biasanya Gua Maria berupa gua buatan, maka Gua Maria Tritis ini merupakan gua alami lengkap dengan stalaktit dan stalagmit. Bahkan Anda dapat mendenger cericit kelelawar ataupun air yang menitik dari bebatuan. Tempat ziarah Gua Maria Tritis ini tergolong sederhana. Hanya ada patung Bunda Maria dan sebuah salib besar. Dalam kesederhanaan, kita bisa belajar untuk lebih mensyukuri hidup kita. Untuk mencapai Gua Maria Tritis, Anda harus berjalan kaki menyusuri jalan yang membelah ladang jati. Di beberapa tempat terdapat stasi-stasi dengan diorama Jalan Salib. Gua Maria Tritis ini terletak di tepi Jalan Lingkar Selatan Gunungkidul tepatnya di Dusun Bulu, Desa Giring, Kecamatan Paliyan. Jaraknya dari kota Yogyakarta kurang lebih 50 km. Di kompleks Gua Maria Tritis ini juga terdapat pondok penginapan.

6. Gua Maria Lawangsih

Goa Maria Lawangsih

lawangsih 3

Pada awalnya, Gua Maria Lawangsih hanya merupakan sebuah gua yang dihuni kelelawar, dikelilingi semak belukar dan pintu masuk guanya pun kecil saja. Dalamnya pun gelap dengan bau kotoran kelelawar. Namun, itu dulu. Kini gua yang terletak di perbukitan Menoreh itu sudah bertransformasi menjadi tempat ziarah Gua Maria Lawangsih. “Lawang” dalam bahasa jawa artinya pintu atau gerbang, sementara “sih” dari kata “asih” yang artinya cinta, rahmat, kasih sayang. Secara rohani, kata “Lawangsih” merujuk pada Bunda Maria sebagai perantara rahmat surgawi. Di samping Gua Maria Lawangsih, terdapat patung Kristus Raja memberkati setinggi 3 meter. Sementara di belakang goa terdapat ruang doa. Tempat ziarah Gua Maria Lawangsih ini juga dilengkapi dengan Kapel Stasi Santa Perawan Maria Fatima. Gua Maria Lawangsih diresmikan pada Mei 2009 dalam sebuah perayaan Ekaristi. Gua Maria Lawangsih berada di dusun Patihombo, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo

7. Sumur Kitiran Mas

Sumur Kitiran Mas

gereja maria assumpta

Tempat wisata rohani katolik di Yogyakarta yan tak kalah unik adalah Sumur Kitiran Mas. Sumur ini berada di dalam Gereja St Maria Assumpta di Paroki Pakem. Letak sumur hanya beberapa meter dari altar gereja. Asal mulanya, ada sebuah jambangan air di bawah patung Bunda Maria agar suasananya menjadi sejuk saat orang berdoa. Namun, kemudian banyak umat yang meminum air tersebut lalu mengalami kesembuhan. Romo paroki saat itu, yaitu Rm G.P. Sindhunata, S.J lalu memutuskan melakukan penggalian dan menemukan mata air. Di dalam gereja saat ini ada dua buah sumur. Sumur yang kecil merupakan sumur asli yang digali pada tahun 1985. Sedangkan sumur yang lebih besar digali pada tahun 2002 setelah sumur kecil kurang memadai untuk melayani peziarah. Para peziarah boleh mengambil air sumur dengan wadah kendi kitiran mas yang disediakan dan memberikan donasi. Gereja St Maria Assumpta ini berlokasi di Jl Kaliurang km 17, Pakem, Kaliurang, di jalan utama menuju tempat wisata Kaliurang.

8. Gua Maria Sendang Jatiningsih

Gua Maria Jatiningsih

Jatiningsih

Gua Maria Sendang Jatiningsih berlokasi di Dusun Jitar, Desa Sumber Arum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, DIY. Sesuai dengan namanya, tempat ziarah ini dipenuhi dengan pohon jati. Dalam keteduhan pohon-pohon jati yang rindang dan kemerisik daun yang ditiup angin, kompleks Gua Maria Sendang Jatiningsih ini dibangun dalam kesederhanaan. Semua bangunannya berbentuk pendopo terbuka tanpa dinding, dengan tiang dari kayu jati dan genting tanah. Satu-satunya bangunan dengan keramik hanyalah pendopo utama yang digunakan sebagai altar untuk merayakan ekaristi. Di sebelah kiri altar, terdapat Gua Maria dengan pohon-pohon jati di belakangnya. Di Sendang Jatiningsih ini juga terdapat mata air yang dialirkan melalui keran-keran. Air yang mengalir ini dinamakan “Tirta Wening Banyu Panguripan”

PUNCAK BECICI Senja yang Tersembunyi di Balik Deretan Pinus Merkusii

TersembSaat YogYES memacu kendaraan ke arah selatan Jogja, sengatan matahari masih terasa membakar kulit meskipun posisinya mulai bergeser ke arah barat. Setelah memasuki kawasan Desa Muntuk, barulah kegarangannya mulai tergantikan dengan teduh dan sejuknya udara perbukitan. Pemandangan lahan-lahan terasering yang kemudian berlanjut dengan deretan pohon-pohon pinus menemani sisa perjalanan YogYES ke tempat tujuan hingga kami mendapat sambutan berupa gapura selamat datang. Tak jauh dari gapura, beberapa gubuk sederhana tampak memenuhi salah satu bahu jalan, berderet rapi berdampingan. Di gubuk-gubuk sederhana itulah warga setempat menjamu para pengunjung kawasan wisata Puncak Pinus Becici dengan minuman dan makanan ringan yang dijual.

Roda-roda kendaraan kami masih melaju hingga ujung jalan bersemen, tempat kendaraan-kendaraan pengunjung lain diparkir. Selanjutnya kami masih harus berjalan melalui jalan setapak masuk ke dalam bagian hutan pinus yang lebih rapat. Menurut salah satu anggota pokdarwis setempat, hutan pinus yang dikenal sebagai daerah Hutan Sudimoro 1 atau Becici Asri ini masih merupakan bagian dari Hutan Lindung di bawah pengelolaan RPH Mangunan. Berbeda dengan Hutan Pinus Mangunan yang lebih dulu populer sebagai kawasan wisata, Becici Asri awalnya hanya dikelola sebagai hutan produksi penghasil getah pinus untuk bahan dasar terpentin dan gondorukem. Namun panorama dari bukit di bagian baratlah yang membuat orang-orang berdatangan untuk menikmati keindahannya hingga kawasan ini pun berubah menjadi destinasi wisata.

Nama Becici yang terdengar asing di telinga pun sebenarnya memiliki cerita sejarah tersendiri. Becici berasal dari gabungan kata “ambeg” yang berarti berdiam diri dan kata suci, dua kata yang merujuk pada cerita turun temurun kepercayaan masyarakat setempat. Cerita tentang putra pendiri Desa Muntuk yang bertapa di bukit di bagian barat hutan pinus dan kemudian ingin disemayamkan di bukit yang sama ketika meninggal dunia. Terlepas dari benar tidaknya cerita tutur ini, di puncak Bukit Becici memang ditemukan sebuah petilasan menyerupai makam.

Suara daun pinus yang bergesekan diterpa angin menjadi melodi alam yang menemani perjalanan kami menembus hutan pinus. Hanya perlu waktu sekitar lima belas menit dari parkiran untuk mencapai puncak Bukit Becici. Tak hanya barisan pohon-pohon pinus tinggi menjulang, kami juga menemui bangku-bangku dari batang pinus, ayunan kayu, beberapa gazebo sederhana dan gardu pandang dengan pengamanan ala kadarnya di sepanjang tepi jalan setapak. Terdapat pula area datar yang lumayan luas untuk bermain serta camping ground dengan jarak pohon pinus yang tak terlalu rapat. Semakin dekat dengan puncak bukit, jarak pohon-pohon pinus ini pun semakin renggang. Hingga matahari yang tadinya terhalang daun-daun pinus pun kembali menampakkan diri, semakin condong ke arah barat namun masih bersinar penuh semangat. Menyilaukan setiap mata yang mencoba menatapnya.

Puncak Becici memang spot yang tepat untuk menikmati saat-saat matahari terbenam karena bukit ini menghadap ke arah barat. Tak heran ketika kami tiba di puncak, sudah banyak orang yang menunggu momen-momen pergantian siang menuju malam. Ada yang terlihat asik berfoto di atas gardu pandang. Beberapa lainnya tampak berfoto di tepi tebing dekat dengan pagar besi pengaman. Sementara ada pula yang terlihat duduk-duduk di gazebo dan bangku-bangku dari kayu pinus yang tumbang. Mungkin menunggu giliran untuk berpose di atas gardu pandang. Sebuah ayunan tak berpenghuni pun menjadi pilihan saya untuk menikmati landscape yang disuguhkan sambil menunggu kesempatan menaiki gardu pandang.

Matahari semakin rendah ketika tiba giliran saya mencoba menaiki gardu pandang. Dengan ekstra hati-hati karena tak ada perlengkapan semacam tali pengaman, saya akhirnya bisa duduk di atas papan yang dibangun pada sebatang pohon pinus ini. Ada sensasi menggelitik ketika tempat yang saya pijak ini sedikit bergoyang diterpa angin. Namun tak ingin menyia-nyiakan waktu menunggu giliran yang lumayan panjang, saya mencoba melawan rasa takut dengan bertahan sedikit lebih lama duduk di atas gardu pandang hingga langit semakin gelap dan matahari pun mulai menyelimuti dirinya dengan awan-awan lembut di batas cakrawala. Tak ingin buru-buru beranjak, kami menunggu hingga langit benar-benar gelap, menunggu hingga bintang-bintang imitasi mulai bermunculan dan berpendar cantik mengisi bidang-bidang gelap di bawah kami.

unyi di balik deretan tanaman pinus merkusii yang tumbuh menjulang, langit senja di Bantul terlihat begitu mempesona. Dan ketika gelap datang, panorama lautan bintang-bintang imitasi pun membuat siapa saja yang memandang berdecak penuh kekaguman.

Saat YogYES memacu kendaraan ke arah selatan Jogja, sengatan matahari masih terasa membakar kulit meskipun posisinya mulai bergeser ke arah barat. Setelah memasuki kawasan Desa Muntuk, barulah kegarangannya mulai tergantikan dengan teduh dan sejuknya udara perbukitan. Pemandangan lahan-lahan terasering yang kemudian berlanjut dengan deretan pohon-pohon pinus menemani sisa perjalanan YogYES ke tempat tujuan hingga kami mendapat sambutan berupa gapura selamat datang. Tak jauh dari gapura, beberapa gubuk sederhana tampak memenuhi salah satu bahu jalan, berderet rapi berdampingan. Di gubuk-gubuk sederhana itulah warga setempat menjamu para pengunjung kawasan wisata Puncak Pinus Becici dengan minuman dan makanan ringan yang dijual.

Roda-roda kendaraan kami masih melaju hingga ujung jalan bersemen, tempat kendaraan-kendaraan pengunjung lain diparkir. Selanjutnya kami masih harus berjalan melalui jalan setapak masuk ke dalam bagian hutan pinus yang lebih rapat. Menurut salah satu anggota pokdarwis setempat, hutan pinus yang dikenal sebagai daerah Hutan Sudimoro 1 atau Becici Asri ini masih merupakan bagian dari Hutan Lindung di bawah pengelolaan RPH Mangunan. Berbeda dengan Hutan Pinus Mangunan yang lebih dulu populer sebagai kawasan wisata, Becici Asri awalnya hanya dikelola sebagai hutan produksi penghasil getah pinus untuk bahan dasar terpentin dan gondorukem. Namun panorama dari bukit di bagian baratlah yang membuat orang-orang berdatangan untuk menikmati keindahannya hingga kawasan ini pun berubah menjadi destinasi wisata.

Nama Becici yang terdengar asing di telinga pun sebenarnya memiliki cerita sejarah tersendiri. Becici berasal dari gabungan kata “ambeg” yang berarti berdiam diri dan kata suci, dua kata yang merujuk pada cerita turun temurun kepercayaan masyarakat setempat. Cerita tentang putra pendiri Desa Muntuk yang bertapa di bukit di bagian barat hutan pinus dan kemudian ingin disemayamkan di bukit yang sama ketika meninggal dunia. Terlepas dari benar tidaknya cerita tutur ini, di puncak Bukit Becici memang ditemukan sebuah petilasan menyerupai makam.

Suara daun pinus yang bergesekan diterpa angin menjadi melodi alam yang menemani perjalanan kami menembus hutan pinus. Hanya perlu waktu sekitar lima belas menit dari parkiran untuk mencapai puncak Bukit Becici. Tak hanya barisan pohon-pohon pinus tinggi menjulang, kami juga menemui bangku-bangku dari batang pinus, ayunan kayu, beberapa gazebo sederhana dan gardu pandang dengan pengamanan ala kadarnya di sepanjang tepi jalan setapak. Terdapat pula area datar yang lumayan luas untuk bermain serta camping ground dengan jarak pohon pinus yang tak terlalu rapat. Semakin dekat dengan puncak bukit, jarak pohon-pohon pinus ini pun semakin renggang. Hingga matahari yang tadinya terhalang daun-daun pinus pun kembali menampakkan diri, semakin condong ke arah barat namun masih bersinar penuh semangat. Menyilaukan setiap mata yang mencoba menatapnya.

Puncak Becici memang spot yang tepat untuk menikmati saat-saat matahari terbenam karena bukit ini menghadap ke arah barat. Tak heran ketika kami tiba di puncak, sudah banyak orang yang menunggu momen-momen pergantian siang menuju malam. Ada yang terlihat asik berfoto di atas gardu pandang. Beberapa lainnya tampak berfoto di tepi tebing dekat dengan pagar besi pengaman. Sementara ada pula yang terlihat duduk-duduk di gazebo dan bangku-bangku dari kayu pinus yang tumbang. Mungkin menunggu giliran untuk berpose di atas gardu pandang. Sebuah ayunan tak berpenghuni pun menjadi pilihan saya untuk menikmati landscape yang disuguhkan sambil menunggu kesempatan menaiki gardu pandang.

Matahari semakin rendah ketika tiba giliran saya mencoba menaiki gardu pandang. Dengan ekstra hati-hati karena tak ada perlengkapan semacam tali pengaman, saya akhirnya bisa duduk di atas papan yang dibangun pada sebatang pohon pinus ini. Ada sensasi menggelitik ketika tempat yang saya pijak ini sedikit bergoyang diterpa angin. Namun tak ingin menyia-nyiakan waktu menunggu giliran yang lumayan panjang, saya mencoba melawan rasa takut dengan bertahan sedikit lebih lama duduk di atas gardu pandang hingga langit semakin gelap dan matahari pun mulai menyelimuti dirinya dengan awan-awan lembut di batas cakrawala. Tak ingin buru-buru beranjak, kami menunggu hingga langit benar-benar gelap, menunggu hingga bintang-bintang imitasi mulai bermunculan dan berpendar cantik mengisi bidang-bidang gelap di bawah kami.

To. All Employees

PT Modern Furniture

Dear All Employees,

This is to inform all PT Sekar Jaya’s employee of company policy in regards to vacation.

For employee who intent to take a vacation are hope to inform no less than one week prior to your vacation so that we can arrange employee who will handle your task for temporary.

It is intended for the company’s activities can run smoothly.

Thank you for your good attention and coorperation.

Congratulation

Dear sir,

We, all of staff would like to congratulate on your promotion as the secretary to director of this company.

We support the decision to promote you as the secretary to director considering your loyality, responsibility, and ability in completing doing secretarial tasks. Therefore, you deserve to be promoted to a higher position.

We believe that you will be able to carry out your new task successfully and dedicately so that you are able to support our effort in managing this company.

Once again, congratulations on your promotion as a senior secretary.

Yours sincerely,

Daftar Tempat Wisata Kuliner Jogja Yang Wajib Anda Coba

Daerah yang di kenal dengan istilah DIY atau Daerah Istimewa Yogyakarta memang merupakan sebuah tempat yang benar-benar istimewa. Karena Kota Jogja merupakan sebuah kota yang syarat akan budaya dan tentu saja saat anda datang di blog halomuda.com, tentunya akan di bahas tempat wisata kuliner Jogja yang paling enak dan terkenal.

Banyak sekali wisata kuliner jogja yang menjadi buruan para pencari atau pemburu makanan enak di sekitar daerah Jogja. Tentu saja beberapa tempat kuliner di jogja yang akan kita bahas ini telah di rangkum dari berbagai sumber yang akan memberikan rekomendasi tempat kuliner khas jogja dan juga kuliner jogja murah meriah dengan cita rasa yang khas Kota Jogja.

Nah, pada kesempatan kali ini halomuda.com akan mengajak anda untuk membahas tentang info kuliner jogja yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi anda yang saat ini sedang ada di kota jogja dan anda setidaknya wajib untuk mencicipi jogja kuliner yang sangat khas untuk pengalaman berkuliner yang baru.

Setidaknya akan ada sekitar beberapa tempat kuliner di jogja yang akan menjadi info kuliner jogja untuk anda. Baiklah kini saatnya anda membaca list atau daftar wisata kuliner di jogja yang wajib anda coba saat anda sedang berada di kota Jogja.

  1. Kalimilk Yogyakarta

Kalimilk Yogyakarta

Info kuliner jogja yang pertama adalah sebuah coffe shop yang sangat terkenal di Kota Jogja, tempat kuliner ini di kenal dengan nama Kalimilk Yogyakarta. Ternyata coffe shop di Kota Jogya yang banyak di gemari adalah sebuah coffe shop yang menyajikan susu sebagai menu andalannya dan salah satu coffe shop dengan menu susu sebagai andalannya adalah Kalimilk Yogyakarta.

Uniknya Kalimilk Yogyakarta ini mempunyai sebutan sendiri untuk para pelanggannya yakni Neneners. Menu yang di sajikan oleh jogja kuliner yang satu ini tidak hanya rasa susu original saja, akan tetapi tersedia berbagai rasa seperti susu rasa durian, cookies, coklat dan bagi anda yang suka ngemil, di Kalimilk juga tersedia snack.

  1. Manggar Manding

Manggar Manding

Untuk kuliner jogja murah yang kedua ini adalah sebuah tempat wisata kuliner di Jogja yang di sebut dengan Manggar Manding. Menu kuliner yang ada di Manggar Manding ini adalah gudeg, akan tetapi gudeg di kuliner jogja murah yang satu ini tidak sama dengan yang lain. Gudeg yang ada di Manggar Manding ini di buat dari bunga kelapa yang muda.

Nampaknya menu di manggar manding ini menjadi salah satu kuliner khas jogja, karena gudeg ini sepertinya merupakan makanan istimewa pada jaman kerajaan dulu. Menu gudeg yang ada di Manggar Manding ini di sajikan dengan berbagai lauk pauk seperti tempe bacem dan sayur krecek.

  1. Bong Kopitown

Bong Kopitown

Tempat wisata kuliner jogja yang berikutnya adalah sebuah tempat wisata yang mempunyai konsep seperti penjara di Kota Jogja. Bahkan untuk bangunan dari Bong Kopitown ini di lengkapi dengan jeruji persis seperti di penjara dan bahkan uniknya dalam wisata kuliner jogja Bong Kopitown ini juga terdapat sipir penjara.

banyak sekali menu makanan yang di sajikan di Bong Kopitown ini, seperti misalkan saja rendang spicy noodle, penang fried noodle, kopi tetes dan sapo tahu. Jika anda berminat untuk mencoba sensasi makan di wisata kuliner jogja Bong Kopitown ini silahkan menuju alamat Jalan Sagan Kidul 4, Jogja.

  1. Mie Telap 12

Mie Telap 12

Untuk info kuliner jogja atau tempat kuliner di jogja yang ke empat ini adalah sebuah tempat makan yang sangat kreatif. Pasalnya di tempat kuliner di jogja Mie Telap 12 ini akan menyajikan menu mie seperti yang ada di gambar bungkus mie instan yang biasa kita masak di rumah.

Dengan kata lain anda akan mendapatkan sajian mie instan seperti halnya yang ada pada bungus mie instan tersebut. Misalkan saja anda ingin memakan mie instan dengan rasa rendang, maka mangkuk anda akan lengkap dengan menu atau lauk tambahan seperti daging rendang seperti yang ada pada bungkus. Tidak hanya itu saja di tempat kuliner di jogja Mie Telap 12 ini anda juga bisa menikmati soda dan juga milk shake.

  1. House Of Raminten

House Of Raminten

Dengan konsep kuliner khas jogja yang sangat tradisional, House of Raminten ini menyajikan dengan menu seperti nasi kucing, cunduk, wedang sereh, tahu bola dan sate lilit. Untuk bangunan dari House Of Raminten ini bernuansa seperti Jawa.

Uniknya saat anda makan, anda akan di iringi dengan gending-gending atau musik jawa yang tentunya akan menambah nuansa tradisional akan tambah melekat di sanubari kita.

  1. Banyu Mili Contry Club

Banyu Mili Contry Club

Wisata kuliner jogja yang ke enam ini adalah sebuah tempat wisata kuliner Kota Jogja yang juga di fungsikan sebagai tempat rekreasi di Jogja. Wahasa air tentunya akan menjadi andalan dari tempat wisata Jogja Banyu Mili Contry Club ini seperti misalkan saja kolam renang, danau dan hutan buatan.

Menu andalan di Banyu Mili Contry Club ini adalah udang bakar madu dan kepiting telur. Akan tetapi bagi anda yang tidak terlalu suka dengan makanan air di atas anda bisa mencoba makanan seperti gurame bakar, cumi bakar dan ayam goreng.

  1. Nasi Goreng Beringharjo

Nasi Goreng Beringharjo

Tentu saja jika di lihat dari nama tempat makannya saja, kita sudah tahu kira-kira menu andalan apa yang ada di Nasi Goreng Beringharjo ini. Hebatnya ternyata wisata kuliner jogja yang satu ini merupakan tempat wisata kuliner yang termasuk paling tua di Kota Jogja.

Anda bisa memilih wisata kuliner jogja ini dengan mixing bersama daging babi atau daging ayam, tentunya hal ini sesuai dengan kesukaan anda. Untuk urusan porsi anda bisa kondisikan sendiri di wisata kuliner di jogja yang satu ini dan jika anda tertarik anda bisa langsung menuju Jalan Pabringan 1, Yogyakarta.

  1. Sate Klathak Pak Pong

Sate Klathak Pak Pong

Tentunya bagi anda yang sangat gemar dengan wisata kuliner yang menu makanannya adalah sate, Sate Klathak Pak Pong sudah tidak asing lagi di telinga anda. Karena rasa dari kuliner khas jogja mempunyai rasa yang unik daripada tempat wisata kuliner Jogja yang lain yang menyajikan menu utama sate.

Rasa bumbu sate dari kuliner khas jogja Sate Klathak Pak Pong ini tentunya yang menjadi pembeda dengan tempat makan sate yang lain. Sepertinya bumbu yang di gunakan adalah merica, kecap dan juga garam.

  1. Angkringan Lik Man

Angkringan Lik Man

Untuk kuliner jogja murah yang berikutnya adalah sebuah tempat wisata kuliner Angkringan Lik Man. Dan hebohnya Angkringan Lik Man ini merupakan sebuah tempat yang di sajikan untuk rakyat dengan harga yang murah meriah.

Tentunya angkringan adalah sebuah tempat yang sangat nyaman untuk ngobrol dan bercengkramah dengan teman, tentunya akan lebih nyaman jika obrolan tersebut di temani dengan secangkir kopi. Jika anda tertarik untuk mengunjungi angkringan Lik Man, anda bisa datang di Kawasan Stasiun Tugu, Jogja.

  1. Gudeg Pawon

Gudeg Pawon

Nah, kini tiba saatnya untuk membahas wisata kuliner jogja yang terakhir yang sangat populer dan menjadi favorit yakni Gudeg Pawon. Makanan yang terbuat dari Nangka muda ini merupakan sebuah menu sajian utama pada Gudeg Pawon ini.

Berdiri sejak tahun 1958 ini, di rasa wisata kuliner jogja Gudeg Pawon akan mendapatkan tempat di hati para pencinta wisata kuliner Jogja. Meskipun tempatnya cukup sederhana, akan tetapi untuk masalah rasa wisata kuliner jogja Gudeg Pawon ini bisa menjadi juaranya.

  1. Oseng Mercon Bu Narti

Oseng Mercon Bu Narti

Tempat makan atau wisata kuliner di Yogyakarta yang berikutnya adalah Oseng Mercon Bu Narti yang beralamatkan di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Purwodiningratan yang tentu saja sangat populer di kalangan para pencinta kuliner Jogja. Kenapa di namakan oseng mercon? Karena masakan yang ada di Oseng Mercon Bu Narti ini merupakan sebuah makanan pedas di Jogja yang tentu saja akan sangat cocok bagi para pencinta makanan pedas.

Beberapa bahan yang ada di Oseng Mercon Bu Narti ini seperti misalkan saja gajih, tulang muda, kulit dan kikil yang tentu saja bercampur dengan cabe rawit yang terkenal sangat pedas itu bisa membuat lidah para pencinta makanan pedas bergoyang. Ada juga beberapa menu makanan lainnya di Oseng Mercon Bu Narti ini seperti babat, rempelo, bebek, burung dara, lele dan untuk penangkal pedas, wisata kuliner di Yogyakarta ini juga menyajikan berbagai minuman untuk meredakan pedas yang anda landa.

  1. Bakso Idola

Bakso Idola

Tempat wisata kuliner di yogyakarta yang berikutnya adalah sebuah tempat makan yang dari namanya saja kita sudah bisa melihat, kira-kira makanan apa yang menjadi menu andalannya. Yups, bakso idola merupakan sebuah tempat kuliner yang di rekomendasikan bagi anda para pencinta wisata kuliner di Kota Jogja. Berdiri di sebuah tempat di kawasan Jalan Taman Siswa No. 138, tempat yang bernama Bakso Idola ini mampu menyajikan menu bakso yang sangat khas lezatnya.

Bakso yang ada di Bakso Idola ini sangat enak, jadi jika anda sedang berkunjung ke Kota Yogyakarta tidak ada salahnya anda untuk mencoba mampir di tempat makan Bakso Idola ini. Anda juga bisa mengkombinasikan porsi bakso anda dengan iga sapi yang tentu saja akan menambah rasa bakso menjadi lebih gurih. Tentu saja Bakso Idola ini di siang hari sangat ramai, karena kebanyakan orang mengkonsumsi bakso pada siang hari.

  1. Ayam Geprek Bu Rum

Ayam Geprek Bu Rum

Sebuah tempat wisata kuliner yang wajib untuk anda kunjungi adalah Ayam Geprek Bu Rum yang terletak di Jalan Wulung Lor, Papringan Depok, Yogyakarta. Tempat makan ini sangat populer di kalangan pelajar di Jogja, karena masakan sedap dan pedasnya bisa membuat Ayam Geprek Bu Rum menjadi salah satu tempat makan favorit di Jogja. Menu andalannya adalah ayam tepung yang di campur dengan sambal yang bisa di sesuaikan dengan selera anda.

Beberapa lauk yang bisa menemani Ayam Geprek ini adalah misalkan saja tempe, sayur, tahu dan telur. Salah satu tempat kuliner di Jogja paling murah bisa anda dapatkan di Ayam Geprek Bu Rum ini, pasalnya hanya dengan Rp. 7000 saja anda sudah bisa menikmati sajian makanan di Ayam Geprek Bu Rum ini. Untuk dapat menikmati menu di Ayam Geprek Bu Rum ini anda harus datang ke tempat ini antara jam 10 pagi hingga jam 4 sore, jadi jangan sampai ketinggalan.

  1. Bungong Jeumpa

Bungong Jeumpa

Satu lagi salah satu tempat makan yang ada di Yogyakarta terunik yakni Bungong Jeumpa, di tempat makan yang sudah mempunyai cabang cukup banyak ini anda bisa menikmati makanan khas Aceh yang tentu saja tidak kalah dengan makanan atau masakan khas kota lainnya. Beberapa cabang Bungong Jeumpa yang bisa anda datangi misalkan di Ruko Demangan Niaga Jalan Demangan Baru, Jalan R.W. Monginsidi No. 12, Ruko Sagan Square, Jalan Prof. Yohannes, Ruko Seturan Square, Jalan Raya Seturan dan Jalan Kaliurang KM 5.

Menu yang ada di Rumah Makan Bungong Jeumpa ini adalah makanan yang di sajikan dengan bumbu rempah-rempah khas Aceh. Buka pada jam 8 pagi hingga jam 10 malam dan anda bisa memilih beberapa paket yang ada di Rumah Makan Bungong Jeumpa ini seperti Ngopi, Nge-Mie, Nge-Mil, Nge-Nas dan istilah-istilah lainnya. Sajian seperti Martabak, Roti Cane, Mie Aceh, Nasi Goreng, Kopi, Ayam Goreng dan beberapa makanan dan minuman lainnya yang sangat khas bercita rasa Aceh bisa anda dapatkan di kuliner Yogyakarta Rumah Makan Bungong Jeumpa ini.

  1. Jejamuran

Jejamuran

Wisata kuliner Yogyakarta yang berikutnya adalah sebuah tempat makan yang beralamatkan di Niron, Pandowoharjo, Tridadi, Pandowo Harjo, Kec. Sleman, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat makan yang bernama Jejamuran ini menawarkan berbagai makanan dengan bahan utama yakni jamur. Beberapa menu andalan yang ada di Jejamuran ini seperti jamur tumis pedas, sate jamur, telor dadar jamur, puyunghai jamur dan masih banyak menu makanan yang lainnya.

Bagi anda yang sedang ingin makan besar bersama dengan keluarga atau teman-teman yang jumlahnya sangat banyak, tidak perlu kwatir karena di wisata kuliner Jogja Jejamuran ini mempunyai tempat yang sangat luas yang tentu saja cukup untuk banyak orang. Selain makanan dengan bahan utama jamur, di Jejamuran ini anda bisa mendapatkan minuman yang sudah sangat terkenal kesegaran dan kelegitannya yakni soda gembira.

  1. Bakmi Shibitsu

Bakmi Shibitsu

Satu lagi sebuah tempat makan atau lebih tepatnya tempat kuliner jogja yang bisa menjadi referensi bagi anda yang ingin makan dan sedang berada di Yogyakarta yakni Bakmi Shibitsu. Sebuah tempat yang telah sukses berdiri di Jalan Bantul No. 106, Bantul, Yogyakarta. Sekilas Bakmi Shibitsu ini seperti makanan jepang jika di lihat dari namanya, akan tetapi ternyata bukan, karena namanya yang unik banyak orang yang ingin mencoba cita rasa dari Bakmi Shibitsu ini.

Bu Gilah adalah orang yang berada di balik kesuksesan Bakmi Shibitsu dan bisa bertahan mulai dari tahun 1980 hingga saat ini. Beberapa menu makanan yang di sajikan dan bisa anda nikmati di tempat kuliner jogja yang satu ini seperti misalkan nasi goreng, rica-rica ayam, mie goreng, mie godog dan beberapa menu yang lainnya. Di tempat ini anda bisa menentukan bahan mienya, pakai mie bihun atau mie kuning. Untuk minuman penghangat tubuh di Bakmi Shibitsu ini menyajikan Teh Jahe yang hangat.

  1. Gudeg Bromo

Gudeg Bromo

Ada satu lagi tempat wisata kuliner jogja atau kuliner yogyakarta yang sepertinya wajib untuk anda datangi jika anda sedang berkunjung atau kebetulan sedang berada di Kota Jogja. Sebuah tempat makan di Jogja paling enak salah satunya adalah sebuah tempat makan yang populer dengan nama Gudeg Bromo. Gudeg yang di sajikan di Gudeg Bromo ini sangat enak dengan ciri khas gudeg basah dengan berbagai macam variasi lauk pauk yang melebur dalam satu porsi.

Beberapa menu lauk pauk yang bisa anda dapatkan dalam Gudeg Bromo ini seperti misalkan saja ayam, telur, tahu, ceker, tempe dan masih banyak jenis lauk yang lainnya sesuai dengan selera anda. Tersedia pula sambal krecek yang terkenal pedas dan sangat gurih bisa anda cicipi juga di Gudeg Bromo ini. Jika anda tertarik dengan tempat makan paling enak di Jogja ini, anda bisa datang ke jalan Gejayan atau lebih tepatnya berada di sebelah utara dari gedung pusat kampus Sanata Dharma yang ada di Jogja.

  1. Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo

Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo

Sebuah referensi tempat wisata kuliner jogja yang wajib untuk anda kunjungi apabila anda sedang berada di Yogyakarta yakni sebuah tempat makan yang populer dengan nama Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo. Seperti nama dari Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo ini, makanan yang di jual di tempat wisata kuliner jogja ini yakni nasi pecel yang sangat khas. Beberapa bahan yang terlibat dalam pembuatan Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo ini yakni seperti kacang panjang, bayam, tauge, kangkung dan tentu saus kacang.

Bumbu kacang atau saus kacang yang di pakai di Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo ini sangat luar biasa enak, oleh karena itu halomuda.com merekomendasikan tempat wisata kuliner jogja ini untuk anda. Anda juga bisa memilih beberapa lauk pauk di tempat yang populer dengan nama Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo ini seperti misalkan saja kerupuk gendar, telor ceplok, kerupuk aci, tahu, tempe, bakwan dan masih banyak lagi lauk yang lainnya. Untuk dapat menikmati nasi pecel ini anda datang saja ke sekitaran kampus UGM jogja.

  1. Soto Sulung Stasiun Tugu

Soto Sulung Stasiun Tugu

Rekomendasi tempat wisata jogja yang berikutnya akan di bahas di halomuda.com adalah sebuah tempat wisata kuliner yang terkenal dengan nama Soto Sulung Stasiun Tugu. Tempat makan yang satu ini merupakan sebuah tempat makan yang menyajikan soto khas madura yang mempunyai cita rasa khas jika di bandingkan dengan soto yang di jual di tempat lain. Salah satu tempat wisata kuliner jogja yang legendaris, pasalnya Soto Sulung Stasiun Tugu ini sudah ada sejak tahun 1968 yang lalu.

Ciri khas dari Soto Sulung Stasiun Tugu ini yakni di dalamnya terdapat jeroan sapi dan daging sapi dengan telur rebus dan tentu saja kuah yang kental enak. Daging sapi dari sajian menu Soto Sulung Stasiun Tugu ini sangat enak, empuk dan tidak amis. Terlebih lagi jika anda menambahkan sambal dan juga jeruk nipis akan menjadikan sebuah pengalaman makan soto yang enak, untuk dapat menikmati Soto Sulung Stasiun Tugu ini anda bisa datang ke sekitaran parkiran selatan stasiun tugu.

  1. Bakmi Mbah Mo

Bakmi Mbah Mo

Ada satu lagi tempat wisata kuliner jogja atau yogyakarta yang wajib untuk anda kunjungi jika anda sedang berada di Kota Jogja. Tempat makan di Jogja yang satu ini terkenal dengan nama Bakmi Mbah Mo, yang membuktikan bahwa Bakmi Mbah Mo ini populer karena banyaknya para pejabat dari luar kota yang datang ke Bakmi Mbah Mo ini. Di buka mulai dari jam 5 sore hingga jam 11 malam, rasanya Bakmi Mbah Mo ini siap untuk menggoyang lidah anda.

Selain bakmi, tempat wisata kuliner jogja ini juga menyajikan berbagai makanan yang lainnya seperti misalkan saja bakmi goreng, bakmi nyemek, bakmi godok dan lainnya. Untuk makanan atau bakmi istimewa yang ada di Bakmi Mbah Mo ini di tambahkan sesuai dengan pilihan anda seperti misalkan saja sayap ayam, paha ayam, brutu dan ati ampela. Untuk dapat menikmati sajian menu yang ada di Bakmi Mbah Mo ini anda bisa datang ke Desa Code, Bantul, Yogyakarta.

Tentunya banyak sekali tempat wisata yang sangat di gemari oleh para pencinta kuliner, akan tetapi daftar tempat wisata kuliner Jogja di nilai cukup menjadi kumpulan tempat wisata kuliner Jogja yang sangat rekomended dan paling populer.

sumber: halomuda.com